Dalam kehidupan ini,siapapun diri kita atau apapun posisi kita mental pemenang mutlak
harus ada pada diri kita.Karena kehidupan itu sejatinya adalah sebuah
arena kompetisi.Dimana akan selalu ada sisi kita harus berjuang meraih
apa yang kita inginkan dan kita harapkan.Selalu ada juara dalam setiap
permainan,begitu juga akan ada para pesakitan yang tersisih dari
arena.Mereka adalah orang-orang kalah dan mengakui
kehebatan pihak lawan nya.Dalam hidup ini kita tidak akan pernah lepas
dari ujian dan cobaan.Adapula masalah dan problematika yang selalu setia
menemani kehidupan kita setiap harinya.Apabila kita bisa melewati
setiap masalah yang ada,maka sesungguhnya kita adalah para pemenang untuk kehidupan kita.
Sampai umur kita setua ini,entah sudah berapa
banyak kita melewati berbagai masalah dan cobaan yang ada.Pada
kenyataannya sampai hari ini kita masih berdiri tegak,masih kuat
bertahan dan masih sanggup memikul beban kehidupan untuk hari esok.Satu
rahasianya karena kita semua ,mempunyai “Mental Pemenang”.Kita tidak mau kalah dengan masalah,tidak mau menyerah dengan keadaan.Tidak akan berhenti berjuang melawan kelemahan.
Dengan mental pemenang para petani senantiasa setia untuk pergi
setiap paginya ke ladang sawah miliknya.Mereka punya keyakinan mental
pemenang bahwa dengan bekerja keras menggarap sawahnya selain bisa
menafkahi keluarganya,juga hasil kerja kerasnya bisa dinikmati banyak
manusia dalam bentuk beras yang dinikmati kita semua setiap
harinya.Dengan mental pemenang pula para supir angkutan tetap setia
setiap harinya mengantar ibu rumah tangga ke pasar,jaryawan ke
kantor,siswa ke sekolah.Karena dia punya keyakinan selain bekerja untuk
menafkahi keluarga mereka juga berbahagia bisa membantu banyak orang
memenuhi hajat kehidupannya setiap hari.Mereka semua,para petani dan
supir angkutan salah satu dari sekian banyak orang yang bermental pemenang.
Adapun lawan dari pemenang adalah peserta gagal.Biasanya peserta gagal ini disebut Orang biasa-biasa saja .Mereka adalah orang-orang yang gagal memaknai hidupnya.Yang mereka miliki adalah apa-apa yang
bisa membahagiakan dirinya saja.Perkara urusan orang bahagia,mereka
tidak akan mau peduli sama sekali.Mereka termasuk “orang biasa-bisa
saja”.Biasa bukan berarti mereka orang tidak berpunya atau miskin secara
harta.Justru kebanyakan mereka cukup mampu dan kaya materi.
Mereka biasa karena mereka merendahkan dirinya serendah- rendahnya derajat
kemanusiaan.Karena pada hakikatnya tujuan kehadiran manusia satu dengan
yang lainnya,adalah untuk saling membantu membahagiakan orang
lain.Mereka memilih menjadi orang biasa saja,tidak mau mau menjadi Manusia Luar biasa
bagi banyak orang. Tidak ada yang istimewa untuk golongan yang satu
ini.Karena hidup mereka bukan di dedikasikan untuk orang lain.Tidak ada
kamus pangabdian dihati mereka,tidak ada kata “kontribusi kebaikan” di
kepala mereka.Misal kalau kita seorang guru,setiap hari kita mengajar
hanya melakukan rutinitas biasa yaitu sekedar transfer ilmu ke murid kita,selanjutnya kita menerima upah
atas kerja kita mengajar.Kalau hanya itu yang kita lakukan atau tidak
ada niatan mulia yang lain,yaitu selain transfer ilmu juga mendidik dan
memperbaiki akhlak dan budi pekertinya.Maka seorang guru tersebut,yang
hanya mau mengajar saja dan menerima upah atau gaji setelahnya.Maka guru tersebut hanya “orang biasa-bisa saja”.
winner_vs_loser1
Begitupula para pejabat atau politisi yang begitu
ambisi mengejar jabatannya,setelah jabatan diraih.Dia sibuk
menghitung-hitung kekayaan hasil kerjanya,dengan melupakan janjinya dan
meninggalkan rakyat yang menjadi tanggungan amanahnya.Maka sesungguhnya
para pejabat atau politisi ini bukan orang luar bisa,melainkan mereka “orang biasa-biasa saja”.Tidak
ada yang luar biasa,tidak ada perlu dibanggakan dan di tauladani dari
mereka.Karena mereka adalah para pemain kehidupan yang tersisih.Yang
membedakan Pemenang dengan Orang biasa adalah sikap mental dan suasana
hati untuk member i kebaikan yang lebih pada orang lain.Mereka lakukan pekerjaan membantu orang lain untuk bisa bahagia diluar pekerjaan rutin mereka setiap hari.
Karena sesungguhnya setiap kita bisa menjadi
pemenang.Tak peduli apapun profesi dan pekerjaan yang kita miliki.Begitu
juga kita bisa mengambil pilihan menjadi orang biasa saja,seperti
kebanyakan yang lainnya.Walaupun status sosial dan pekerjaan kita
bergengsi.Tapi kita hanya menjadi orang yang tak
bernilai,tidak ada yang istimewa pada diri kita.Sekarang di depan kita
sudah ada pilihan.Mau jadi para Pemenang yang luar bisa atau
mereka-mereka golongan kedua yang hidupnya biasa saja,karena mereka memang berniat mengambil
pilihan itu.Sayang hidup ini hanya sekali saja kita jalani dan tidak
akan bisa terulang.Tentukan pilihan dari sekarang .Selamat memilih,mau
menjadi apa anda saat ini ?.Wallahu alam bishowab..






0 komentar:
Posting Komentar