Pages

Selasa, 10 Juli 2012

" Be One For You "

aku sadar kalau kini sebuah hal yang mungkin tak lagi bisa ku miliki. aku semakin menjauh semakin mengeluh. bahwa sebenernya masih banyak hal yang bisa kugapai. meski sempat terpikir bahwa engkau yang menginginkannya, meskipun sebenarnya aku yang melaksanakanya...

aku sadar ini sebuah kesalahan. kesalahan yang menjadi pelajaran buat kedepannya. tanpa kesalahan aku tak akan seperti ini. ini kesalahanku. meskipun begitu aku gak mau terlarut dalam sebuah kesalahan. karena kehidupan ku masih panjang. dan tiada kata penyesalan buatku.

sungguh aku ingin semuanya kembali . tetep semula dengan jalan pikiranku. sempat ku berpikir hal itu bakal kembali namun kau menepisnya. kesempatan yang telah kutunggu tak kunjung tiba aku terlelah dan menunggu disuatu hal yang tak bergunna

kini yang mampu kuucapkan ....
kata maap buat dirimu yang tak mampu secara langsung kuucapkan
maap bila selalu aku membuat rusak hari harimu. membuat kamu marah , dan juga membenci diriku. kamu bakal tahu kalau aku sebenarnya menyayangimu

disini aku tak paham . bagaimana cara menunjukan keinginanku . suatu hal yang bakal kutunggu dan kunanti. dan kini aku hanya ingin menjadi orang yang terbaik untukmu

Terpuruk Ku Di sini


Setetes embun di daun, lamban bergulir
Ketika jatuh ke tanah, terserap musnah
Begitupun hatiku, diayun bimbang jawabmu
Terhempas dan hampa… tak terkira…
Mentari tersaput mega, enggan bersinar
Menusuk angin ke raga, jiwa gemetar
Terpuruk ku di sini, dipeluk bimbang sikapmu
Membeku dan sara … tak terkira…
Adalah kau tuangkan cinta
Ke dalam tungku yang tengah panas menyala
Adalah kau padamkan bara
Tatkala angan mulai membuai jiwa…
Terhempas bimbang sikapmu
Terpuruk ku di sini
Di pelukan bimbang jawabmu
Membeku dan sara… tak terkira …
Terhempas bimbang sikapmu
Menggigil palung hati, di pelukan bimbang jawabmu
Terpuruk ku di sini, dihempas bimbang sikapmu
Membeku dan sara … tak terkira …

Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku, usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti
Sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna waktu ini yang akan kita banggakan
Di hari tua
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti…